Beranda› Artikel› Rumor Transfer: 43 Cabor SEA Games 2027 Tanpa Panjat Tebing
← Kembali ke Artikel 4 Nov 2026, 17:34 WIB

Rumor Transfer: 43 Cabor SEA Games 2027 Tanpa Panjat Tebing

RN
Ruang Nongki
Rumor Transfer: 43 Cabor SEA Games 2027 Tanpa Panjat Tebing

Cabang olahraga panjat tebing mendadak hilang dari daftar pertandingan SEA Games Malaysia 2027, dan itu berarti Indonesia kehilangan salah satu lumbung emasnya. Menurut laporan CNN Indonesia, Komite Eksekutif SEAGF menetapkan 43 cabor dengan 473 nomor, tanpa panjat tebing di dalamnya.

Perlu kita luruskan dulu: ini bukan rumor transfer dan tidak ada pemain atau klub yang berpindah. Kabar ini soal daftar cabor, dan sifatnya sudah keputusan, bukan sekadar desas-desus.

Peluang Emas RI Raib: Empat Emas dari Enam Nomor di SEA Games 2025

Angkanya yang bikin kabar ini terasa berat. Di SEA Games 2025, Indonesia menyabet empat medali emas dari enam nomor yang dilombakan. Jauh sebelumnya, pada SEA Games 2011, Indonesia mengemas sembilan emas dari 10 nomor.

Yang menarik, emas edisi 2025 datang dari atlet-atlet muda. Ardana Cikal Damarwulan dan Alma Ariella Tsany menang di nomor lead putra dan putri, dan keduanya masih berada di kelompok umur U17. Antasyafi Robby Al Hilmi dan Puja Lestari mengambil emas speed perorangan putra dan putri, dengan status masih U19.

Bagi PP FPTI, SEA Games adalah panggung unjuk kekuatan atlet muda sebelum mereka melanjutkan jejak para senior di Asian Games dan Olimpiade. Dengan cabor ini dicoret, Indonesia kehilangan satu fase penempaan di jalur tersebut, selain kehilangan peluang emas.

Seberapa Besar Dampaknya bagi Prestasi Indonesia?

Para senior sudah membuktikan kelasnya. Di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Desak Made Rita meraih emas speed perorangan putri. Di Olimpiade 2024 Paris, Veddriq Leonardo membawa pulang emas speed perorangan putra. Nomor speed, menurut laporan itu, masih diunggulkan karena merajai multi event, dari SEA Games sampai Olimpiade.

Nomor lead juga mulai naik daun. Putra Tri Ramadani alias Srondeng menduduki peringkat dua World Climbing Series 2026, dan CNN Indonesia menyebutnya bukti yang tidak terbantahkan bahwa lead mulai mengancam negara-negara raksasa.

Sekretaris Umum PP FPTI, Wahyu Pristiawan Buntoro, menegaskan bahwa perolehan medali Indonesia pasti berkurang tanpa panjat tebing di SEA Games 2027. Menurutnya, ini bukan soal untung rugi bagi cabornya. Ia juga menyebut prestasi atlet lahir dari latihan keras yang terprogram baik, ditopang kompetisi dalam negeri yang berkualitas.

Seberapa Serius Kabar Ini?

Sangat serius, karena sumbernya jelas: penetapan dari Komite Eksekutif SEAGF, dengan jumlah cabor dan nomor yang sudah disebut rinci. Yang tidak terlihat dari laporan itu adalah alasan pencoretan panjat tebing, jadi kita belum tahu apakah ada ruang untuk banding atau perubahan.

Yang perlu dipantau berikutnya adalah sikap resmi PP FPTI dan tanggapan pihak penyelenggara. Kalau daftar ini final, tim pelatih harus mencari panggung lain bagi atlet muda seperti Ardana, Alma, Antasyafi, dan Puja untuk mengasah mental bertanding.

Iklan
Bagikan:
Hai! 👋Mau tahu jadwal, skor, atau prediksi laga? Tanya Nongki aja!