Frenkie de Jong terancam kehilangan tempatnya di Barcelona. Menurut laporan detikSport yang mengutip Diario Sport, gelandang asal Belanda itu punya waktu dua bulan sampai Desember untuk membuktikan diri. Kalau gagal, Barcelona bisa melepasnya pada bursa transfer musim dingin Januari 2027.
Tenggat Desember untuk Frenkie de Jong
Tenggat ini datang di saat yang sulit. De Jong mengalami cedera lutut tepat ketika musim 2026/27 baru dimulai, lalu absen dalam delapan laga beruntun. Sampai sekarang ia masih berjuang untuk pulih 100 persen.
Waktu dua bulan itu jelas tidak panjang. Kalau dihitung dari akhir Oktober, De Jong hanya punya sisa musim gugur untuk meyakinkan Hansi Flick bahwa ia masih layak dipertahankan. Di usia 29 tahun, kesempatan seperti ini tidak selalu datang dua kali.
Rodri dan Anak Akademi Bikin Lini Tengah Sesak
Masalahnya bukan cuma kebugaran. Laporan tersebut menyebut kedatangan Rodri praktis membuat posisi De Jong makin rawan. Flick juga dikenal gemar menurunkan pemain muda jebolan akademi.
Selama De Jong menepi, Marc Bernal dan Gavi kerap dipasang sebagai gelandang tengah. Jadi begitu ia pulih, antreannya sudah panjang. Status senior saja tidak cukup untuk otomatis masuk starter.
Ia sebenarnya sudah kembali merumput. Pada laga terakhir melawan Real Madrid, Senin (26/10), De Jong masuk dari bangku cadangan dan bermain 16 menit. Menitnya memang sedikit, tapi setidaknya ia sudah bisa dipakai lagi.
Jalan Pintas Lewat Posisi Bek Tengah
Peluang terdekatnya justru bukan di lini tengah. De Jong kabarnya diminta bermain sebagai bek tengah sampai jeda internasional November nanti. Penyebabnya, barisan pertahanan Barcelona sedang dilanda badai cedera.
Peran darurat ini ibarat pisau bermata dua. De Jong bisa mengumpulkan menit bermain dan menunjukkan kebugarannya. Namun, penilaian terhadap dirinya justru terjadi di posisi yang bukan habitat utamanya.
Barcelona sendiri sedang butuh semua pemain yang fit. Di Liga Champions, mereka berada di peringkat kedelapan dengan enam poin dari tiga laga. Posisinya cukup aman, tapi belum bisa dibilang nyaman, jadi pemain yang bisa menambal lubang di belakang punya nilai lebih.
Seberapa serius kabar ini? Logikanya masuk akal. Cedera panjang, datangnya Rodri, dan kepercayaan Flick kepada Bernal serta Gavi memang membuat De Jong terdesak. Meski begitu, semua ini masih berupa laporan media dan belum ada sikap resmi dari klub. Tenggat Desember juga memberi ruang bagi De Jong untuk membalikkan keadaan, apalagi ia kini mendapat menit bermain di tengah krisis bek. Penampilannya sampai jeda internasional November akan jadi petunjuk pertama, sebelum bursa Januari menentukan apakah ia bertahan atau benar-benar angkat koper.
