Manchester Utd datang ke markas Chelsea dengan status aneh. Mereka terpuruk di peringkat 16, tetapi memenangi dua pertemuan terakhir melawan The Blues, termasuk kemenangan 1-0 di kandang Chelsea pada 19 April 2026. Laga Chelsea vs Manchester Utd pada pekan ke-9 Liga Inggris ini jadi ujian. Apakah tuah head to head itu masih berlaku, atau justru MU makin dekat ke zona bahaya?
MU Menang Dua Kali Beruntun atas Chelsea, tapi Musim Ini Lain Cerita
Kalau cuma melihat rekor pertemuan, Setan Merah boleh percaya diri. Pada 20 September 2025 mereka menang 2-1 di kandang sendiri. Tujuh bulan kemudian, giliran Chelsea dibungkam 0-1 di rumahnya sendiri. Dua kemenangan itu datang dalam satu musim, 2025/26.
Mundur sedikit, peta persaingannya lebih seimbang. Chelsea menang 1-0 pada 17 Mei 2025, sementara laga 3 November 2024 berakhir 1-1. Dari empat pertemuan terakhir, MU mengoleksi dua kemenangan, Chelsea satu, dan satu seri. Total golnya cuma tujuh dalam empat laga. Duel kedua tim ini cenderung ketat dan irit gol.
Masalahnya, rekor manis itu tidak menolong posisi MU di klasemen musim 2026/27. Setelah delapan laga, mereka baru mengumpulkan 7 poin dari satu kemenangan, empat seri, dan tiga kekalahan.
Setan Merah Baru Sekali Menang, Dihajar Bournemouth 0-3
Luka paling segar datang dari Old Trafford sendiri. Pada 25 Oktober 2026, MU tumbang 0-3 dari Bournemouth di kandang. Hasil itu bikin produktivitas mereka makin seret, yakni 10 gol dari delapan laga atau rata-rata 1,25 gol per pertandingan.
Lini belakang juga belum meyakinkan dengan 13 kali kebobolan, sehingga selisih gol mereka minus tiga. Empat hasil imbang menunjukkan MU sebenarnya sulit dikalahkan. Mereka cuma tidak tahu cara menutup pertandingan dengan kemenangan. Dari peringkat 16 dengan 7 poin, jarak ke zona degradasi jelas terasa sempit. Kalah lagi di London, tekanan akan makin berat.
Chelsea Juga Baru Tersandung Tottenham
Tuan rumah sebenarnya tidak datang dengan kepala tegak. Chelsea baru saja kalah 0-2 dari Tottenham di kandang pada 24 Oktober 2026, dan hasil itu ikut mengangkat Spurs naik ke peringkat 2.
Meski begitu, posisi Chelsea jauh lebih nyaman. Mereka ada di peringkat 5 dengan 13 poin dari empat kemenangan, satu seri, dan tiga kekalahan. Serangannya lebih hidup dengan 17 gol, atau rata-rata lebih dari dua gol per laga. Kelemahannya ada di belakang, karena 15 kali kebobolan termasuk banyak untuk tim lima besar.
| Chelsea | Manchester Utd | |
|---|---|---|
| Peringkat | 5 | 16 |
| Poin | 13 | 7 |
| M-S-K | 4-1-3 | 1-4-3 |
| Gol | 17-15 | 10-13 |
| Laga terakhir | Kalah 0-2 vs Tottenham | Kalah 0-3 vs Bournemouth |
Dua tim ini sama-sama butuh bangkit. Bedanya, Chelsea kalah untuk menjaga posisi di papan atas, sementara MU kalah sambil terus melorot ke bawah.
Prediksi Skor: Chelsea Unggul 2-1
Model statistik RuangNongki, yang menghitung rata-rata gol, keuntungan kandang, dan performa lima laga terakhir, menempatkan Chelsea sebagai favorit. Peluang tuan rumah menang mencapai 56 persen. MU punya peluang 23 persen, sedangkan hasil seri 21 persen.
Perkiraan gol juga condong ke Chelsea, yaitu 2,08 berbanding 1,28. Artinya MU diprediksi tetap bisa mencetak gol. Itu masuk akal karena pertahanan Chelsea cukup rapuh. Hanya saja, daya gedor tuan rumah dinilai lebih unggul.
Kami ikut model ini dan memprediksi skor Chelsea 2-1 Manchester Utd. Catatan dua kemenangan beruntun MU tetap jadi alarm, apalagi kemenangan terakhir mereka diraih di kandang Chelsea. Namun dengan kondisi sekarang, sulit menjagokan tim yang baru sekali menang dalam delapan laga.
Jadwal Kick-off Sabtu Malam
Laga Chelsea vs Manchester Utd digelar Sabtu, 31 Oktober 2026, dengan kick-off pukul 19:30 WIB. Pertandingan bisa disaksikan melalui siaran resmi pemegang hak siar Liga Inggris di Indonesia.
Prediksi ini adalah perkiraan statistik untuk hiburan, bukan jaminan hasil di lapangan.
Skor langsung, klasemen terbaru, dan riwayat pertemuan lengkap ada di halaman laga Chelsea vs Manchester Utd. Posisi terbaru semua tim ada di klasemen Liga Inggris.
